Tugas Akhir

Analisis Hubungan Kelimpahan Plankton di Permukaan Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) di Selat Bali

Skripsi

Abstrak

Oleh : Hasanuddin Parulian Sihombing

Email : hasanuddinparulians@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Kelautan dan Perikanan / S1 Ilmu Kelautan

Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) merupakan komoditas utama perikanan di perairan Selat Bali yang secara ekonomis bernilai tinggi dan salah satu jenis ikan yang banyak ditangkap oleh nelayan. Hasil tangkapan ikan Lemuru di perairan Selat Bali mengalami fluktuasi bulanan dan tahunan dimana hal tersebut terkait dengan ketersediaan sumber makanan ikan Lemuru yaitu plankton. Penelitian ini penting dilakukan untuk mencari hubungan kelimpahan fitoplankton dan zooplankton terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru di perairan Selat Bali. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Selat Bali pada bulan Maret hingga Mei 2017. Penentuan titik sampling menggunakan metode area dan pengambilan sampel air dilakukan di permukaan perairan dengan menggunakan metode tuang. Kelimpahan fitoplankton dan zooplankton di perairan Selat Bali pada bulan Maret hingga Mei membentuk pola sinusoidal dengan kelimpahan total berkisar 301 ind/L - 604 ind/L dan 7 ind/L 12 ind/L. Kelimpahan total fitoplankton dan zooplankton di perairan Selat Bali pada bulan Maret hingga Mei (musim peralihan 1) tergolong rendah jika dibandingkan dengan kelimpahan fitoplankton dan zooplankton pada musim lainnya. Rendahnya kelimpahan fitoplankton disebabkan oleh tidak adanya fenomena upwelling dan adanya proses grazing, sedangkan rendahnya kelimpahan zooplankton disebabkan oleh produksi zooplankton yang relatif lambat, dan predasi dari ikan Lemuru. Kelimpahan fitoplankton dan zooplankton memiliki keeratan yang kuat terhadap hasil tangkapan ikan Lemuru dengan koefisien korelasi sebesar 0.76 dan 0.69. Hal ini disebabkan karena fitoplankton dan zooplankton merupakan sumber makanan ikan Lemuru.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3