Tugas Akhir

Perbandingan Morfometrik dan Meristik Lamun Halophila ovalis diperairan Pulau Serangan dan Tanjung Benoa, Bali

Skripsi

Abstrak

Oleh : I Gusti Ayu Ricca Mahatma Putri

Email : riccamahatmaputri@ymail.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Kelautan dan Perikanan / S1 Ilmu Kelautan

Halophila ovalis merupakan jenis lamun yang mempunyai bentuk daun bundar oval yang mampu hidup di perairan yang memiliki substrat pasir berlumpur. Morfometrik dan meristik dapat mengambarkan perairan tempat hidup lamun yang dilihat dari bentuk morfologi daun, rhizoma dan akar. Morfometrik merupakan suatu pengukuran untuk mengetahui bentuk (morfologi) kuantitatif dari suatu struktur organisme dan Meristik merupakan suatu perhitungan untuk mengetahui jumlah dari suatu bagian organisme. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2016–Februari 2017 dengan metode purposive sampling pada 10 stasiun pengamatan di perairan Pulau Serangan dan Tanjung Benoa. Pada analisis data menggunakan analisis deskriptif, Kriteria Sturgess dan Indeks Similaritas Morisita. Berdasarkan hasil penelitian Panjang daun berkisar antara 9,4 –51,3 mm, lebar daun berkisar antara 6,7–19,8 mm, jumlah tulang daun berkisar antara 10–21 pasang, panjang tangkai daun berkisar antara 4,5–55,6 mm, diameter tangkai daun berkisar antara 0,03 –1,4 mm, panjang rhizoma berkisar antara 6,2– 41,2 mm, diameter rhizoma berkisar 0,04 –1,8 mm dan panjang akar berkisar antara 7,5–89 mm. Dengan mengelompokan morfometrik – meristik lamun H. ovalis, maka terbentuk nilai pengkelasan tiap stasiun penelitian yang akan menggambarkan kesamaan antar stasiun. Pada indek similarity morisita menunjukkan stasiun penelitian di perairan Pulau Serangan dan Tanjung Benoa memiliki kesamaan morfometri – meristik sangat mirip dengan nilai kesamaan sebesar 92,8 %. Kondisi arus, nutrien, substrat dan habitat lamun diduga memiliki pengaruh terhadap fisiologi H. ovalis.

Kata kunci : -

Download : -