Tugas Akhir

PENGARUH INDIAN OCEAN DIPOLE (IOD) TERHADAP PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN TONGKOL (Euthynnus sp) di PERAIRAN SELAT BALI

Skripsi

Abstrak

Oleh : I Gede Adi Swastana

Email : -

Fakultas / Jurusan : Fakultas Kelautan dan Perikanan / S1 Ilmu Kelautan

Perairan Selat Bali merupakan perairan yang memiliki potensi sumberdaya perikanan yang sangat tinggi. Salah satu potensi perikanan tersebut adalah ikan tongkol (Euthynnus sp) yang menjadi salah satu target utama tangkapan nelayan. Secara geografi di bagian selatan perairan Selat bali berdekatan dengan Samudra Hindia yang menjadi tempat terjadinya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) yang diduga dapat mempengaruhi produksi ikan tongkol di perairan Selat Bali. Tujuan dari penelitian ini, yaitu Mengetahui hubungan dan pengaruh antara IOD dan suhu permukaan laut terhadap produksi penangkapan ikan tongkol (Euthynnus sp.) di perairan Selat Bali 2011-2016. Perhitungan yang digunakan yaitu persamaan korelasi, regresi polynomial orde dua dan cross correlation. Produksi penangkapan ikan tongkol berfluktuasi tiap musimnya, tinggi pada musim peralihan II dan rendah pada musim barat. Hubungan IOD dengan SPL bulanan yaitu r2 = 0.2389 atau 23.8% dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0.48692 (berbanding terbalik). Hubungan IOD dengan produksi tangkapan ikan tongkol yaitu r2 = 0.0966 atau 9.66% dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.31022 (berbanding lurus). Hubungan SPL dengan produksi penangkapan ikan tongkol pada musim barat (Desember-Februari) yaitu r2 = 0.0635 atau 6.35% dengan nilai korelasi sebesar --0.2519, musim peralihan I (Maret-Mei) r2 = 0.0246 atau 2.46% dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0.1133, musim timur (Juni-Agustus) r2 = 0.0703 atau 7.03% dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0.1230, dan musim peralihan 2 (September-November) r2 = 0.0665 atau 6.65% dengan nilai koefisien korelasi sebesar r= -0.1554.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3