Tugas Akhir

Prevalensi dan Intensitas Infeksi Parasit Anisakis spp Pada Ikan Tongkol (Auxis rochei) Dari Pasar Ikan Kedonganan, Bali

Skripsi

Abstrak

Oleh : Nyoman Daninjaya Pragmawibawa

Email : danin_jaya@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Kelautan dan Perikanan / S1 Manajemen Sumberdaya Perairan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan intensitas infeksi cacing Anisakis spp pada Ikan Tongkol (Auxis rochei) yang dijual di Pasar Ikan Kedonganan. Ikan Tongkol yang diteliti sebanyak 40 ekor dan diinvestigasi di Laboratorium Ilmu Perikanan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana. Cacing Anisakis spp diteliti pada rongga tubuh, saluran pencernaan, dan beberapa organ sampel ikan. Data dianalisis dengan menghitung perbedaan prevalensi, intensitas infeksi, dan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antara panjang dengan intensitas dan berat dengan intensitas, dan perhitungan secara deskriptif untuk mengetahui tingkat infeksi pada berbagai organ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi infeksi cacing Anisakis spp pada Ikan Tongkol yang dipasarkan di Pasar Ikan Kedonganan termasuk ke dalam kategori Usually dengan nilai sebesar 77,5%. Menurut William dan Bunkley (1996), kategori ‘usually’ atau ‘biasa’ menggambarkan bahwa cacing parasit biasa menginfeksi ikan sebesar 70-89%. Intensitas infeksi cacing Anisakis spp berjumlah 181 cacing dengan rata-rata intensitas 5,838 cacing/ikan. Setelah dilakukan uji korelasi, didapatkan hubungan antara panjang dan berat ikan dengan intensitas infeksi Anisakis spp sama-sama berkorelasi positif dengan nilai sebesar 0,3774 dan 0,2033, dimana semakin panjang dan berat ikan maka makin tinggi pula intensitas infeksi Anisakis spp. Selanjutnya ditemukan intensitas infeksi cacing Anisakis spp pada beberapa bagian tubuh dan organ seperti rongga tubuh, lambung, usus, sekum/pyloric, hati, dan gonad secara berurutan sebanyak 23 ekor, 44 ekor, 72 ekor, 16 ekor, 13 ekor, dan 13 ekor.

Kata kunci : -

Download : -