Tugas Akhir

Status Pencemaran Lingkungan Sungai Badung dan Sungai Mati di Provinsi Bali Berdasarkan Bioindikator Phylum Annelida

Skripsi

Abstrak

Oleh : Mawardi Labbaik

Email : -

Fakultas / Jurusan : Fakultas Kelautan dan Perikanan / S1 Manajemen Sumberdaya Perairan

Air merupakan sumber daya alam yang sangat berperan penting bagi kehidupan makhluk hidup. Salah satu badan air yang merupakan kekayaan sumberdaya air adalah sungai. Beberapa sungai yang melintasi daerah perkotaan khususnya Kota Denpasar dan Kabupaten Badung adalah Sungai Badung dan Sungai Mati yang diduga mengalami pencemaran. Pencemaran air adalah memasuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status pencemaran Sungai Badung dan Sungai Mati berdasarkan indikator biologi komunitas Annelida. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Februari-Maret 2017 di Sungai Badung dan Sungai Mati, Bali. Pengambilan data dilakukan pada 3 stasiun secara Purposive Sampling yang mewakili kondisi wilayah hulu, tengah, dan hilir. Data yang diperoleh dianalisis struktur komunitasnya, dan juga digunakan metode ABC (Abudance Biomass Comparison). Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan Annelida terbanyak dan mendominansi dari seluruh stasiun Sungai Badung dan Sungai Mati adalah jenis Lumbriculus variegatus, dalam hal ini status pencemaran dapat dikategorikan tercemar sedang karena didominansi oleh organisme fakultatif. Struktur komunitas Annelida pada Sungai Badung dan Sungai Mati dengan nilai indeks keanekaragaman dikategorikan keanekaragaman Annelida rendah (H' < 1,0), indeks keseragaman dikategorikan komunitas Annelida tertekan (0,00 < E 0,50), indeks dominansi Sungai Badung tinggi (0,75 < C ? 1,00), sedangkan Sungai Mati sedang (0,50 < C < 0,75). Hasil kisaran kualitas air sebagai faktor pendukung menunjukan rata-rata mendukung untuk kehidupan Annelida yakni kecepatan arus 0.16 0.61 m/det, suhu 25.5 31oC, DO 3-7.2 mg/l, pH 7.77 8.44 dan BOD5 0.5 3.1 mg/l. Status pencemaran lingkungan Sungai Badung dan Sungai Mati dengan Bioindikator Annelida menggunakan metode ABC menunjukan bahwa Sungai Badung dan Sungai Mati tercemar sedang.

Kata kunci : -

Download : -