COOPERATIVE STUDY Manajemen Sumberdaya Perairan 2017

Kegiatan COOPERATIVE STUDY 2017 Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Kelautan dan Perikanan merupakan program kerja dari Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan khususnya Komisi Pengembangan Mahasiswa yang berbentuk kegiatan keilmuan dengan tujuan untuk mengenalkan salah satu lembaga perikanan yang ada di Bali diantaranya lembaga yang dikunjungi adalah Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) dan Balai Kusamba Pembenihan Udang Galah. Kegiatan ini,  mengambil tema “One Day Trip to Add the New Insight and Experiences” karena COOPERATIVE STUDY  berlangsung selama 1 hari yang dilaksanakan pada tanggal 7 September 2017. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini seluruhnya 72 Mahasiswa Program Study Manajemen Sumberdaya Perairan.

Kegiatan ini dimulai pukul 06.00 WITA yang mewajibkan peserta (mahasiswa) berkumpul di kampus sudirman dan dilanjutkan dengan pengabsenan peserta. Pada pukul 06.30 WITA semua peserta menuju bis untuk berangkat menuju Balai Kusamba Pembenihan Udang Galah. Sesampainya di balai Kusamba, peserta baris untuk melakukan pembukaan yang di hadiri oleh para dosen diantaranya Ir. I Wayan Restu, M.Si, Endang Wulandari Suryaningtyas.,S.Pi.,MP, I Ketut Wija Negara, S. St.Pi.,MP, Suprabadevi Ayumayasari Saraswati, Dewa Ayu Angga Pebriani, S.Pi.,M.P dan disambut oleh bapak I Made Soken Koordinator BBUG. Pada saat pembukaan ini, di isi oleh sambutan bapak Ir. I Wayan Restu, M.Si dan sambutan pihak balai yaitu bapak I Made Soken.

Selajutnya, Bapak I Made Soken mengajak seluruh mahasiswa beserta dosen berkeliling Balai Kusamba Pembenihan Udang Galah sekaligus menjelaskan kegiatan yang dilakukan di balai tersebut. Setelah pukul 09.50 WITA kegiatan berkeliling balai kusamba selesai dan dilanjutkan dengan penutupan. Pada saat penutupan bapak Ir. I Wayan Restu, M.Si memberikan plakat sebagai kenang-kenangan terhadap pihak balai.

Pada pukul 10.15 WITA semua mahasiswa dan dosen yang mendampingi menaiki bis untuk menuju Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem. Sesampainya di Karangasem kami istirahat terlebih dahulu dengan memohon ijin kepada pihak Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) hingga pukul 13.00 WITA. Setelah itu kami memasuki aula untuk melakukan sesi pembukaan, disana dijelaskan tentang sejarah BPIU2K. Menurut bapak Budi Utomo, Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali pada awalnya merupakan Satker Pengembangan Kawasan Perikanan dan Kelautan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dibawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kemudian, Pada Tahun 2009 Satker Pengembangan Kawasan Perikanan dan Kelautan ini berubah menjadi Broodstock Center Udang Vanname (BCUV) Karangasem, Bali sebagai Instalasi dibawah pengelolaan dan pengawasan Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Situbondo, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang berlokasi di Panarukan, Situbondo, Jawa Timur. Tidak lama kemudian, bapak Budi Utomo memberitahukan bahwa ruangan tersebut akan segera dipakai sehingga kami selaku panitia langsung melakukan sesi penutupan sekaligus dengan memberikan plakat sebagai kenang-kenangan terhadap BPIU2K.

Setelah itu, oleh salah satu pegawai BPIU2K kami dibagi kelompok untuk diarahkan ke masing masing ruangan. Kelompok satu terlebih dahulu didampingi ke ruangan lab, kelompok 2 didampingi keruangan nucleus center dan kelompok 3 didampingi keruangan Multiplication Center. Dari ketiga kelompok tersebut, setiap kelompok akan mendapat giliran sehingga ketiga kelompok tersebut memasuki ketiga ruangan yang diantaranya ruangan laboratorium, ruangan ini dibagi lagi menjadi 4 ruangan yang diantaranya ruangan kualitas air, ruangan reparasi, ruangan bakteriologi. Setelah itu ruangan Nucleus Center, di ruangan Nucleus Center ini juga dibagi lagi menjadi 2 ruangan diantaranya ruang larva dan ruang induk dan yang ketiga yaitu ruangan Multiplication Center, ruangan Multiplication Center di BPIU2K terdapat 6 unit ruangan yang sama, didalamnya terdapat bak beton yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan udang vanname hingga mencapai seleksi terbaik.

Setelah itu, pada pukul 15.10 WITA semua mahasiswa memohon ijin pulang dan berterima kasih kepada pihak balai karena sudah mengijinkan semua mahasiswa memasuki setiap ruangan serta diberi penjelasan dari setiap ruangan tersebut.

Pada pukul, 15.30 WITA semua mahasiswa menaiki bis dan menuju perjalan pulang ke Kampus Sudirman. Sesampai di kampus Sudirman dilanjutkan dengan pengabsenan sekaligus pembubaran kegiatan.