ACARA MUSYAWARAH MAHASISWA ILMU KELAUTAN FAKULTAS KELAUUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2018

Musyawarah Mahasiswa Himpunan Mahasiswa ilmu Kelautan Fakultas kelautan dan Perikanan Universitas Udayana atau MUSMA HIMASILA FKP UNUD 2018 merupakan salah satu program kerja terakhir dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Fakultas Kelautan Universitas Udayana (HIMASILA FKP UNUD) 2018. Kegiatan ini diketuai oleh Ilham Raharja dengan jumlah panitia 35 orang. Kegiatan MUSMA HIMASILA FKP UNUD 2018 ini memiliki tema yaitu “Mewujudkan Generasi yang Memiliki Nilai Kepemimpinan, Aspiratif, dan Berintegritas Sehingga Mampu Menjadi Poros Penggerak Maritim Dunia” dengan tujuan mewujudkan generasi yang memiliki nilai kepemimpinan sehingga bisa menjadi calon pemimpin yang dapat menjadi poros penggerak dalam dunia maritim.


Kegiatan ini terdiri dari 2 rangkaian kegiatan yaitu yang pertama adalah Pra-MUSMA yang dilaksanakan pada hari Jumat, 02 Nopember 2018. Pra-MUSMA merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberikan pengetahuan mengenai MUSMA HIMASIA FKP UNUD, seperti tata cara interupsi, pengertian ketukan palu dan simulasi sidang MUSMA HIMASILA FKP UNUD. Pada kegiatan ini mengundang 5 orang pembicara yaitu Felipa Kissa, Kadek Ayun Wardimas, Ida Bagus Agung Parahita Adiguna, Philip Surya Sampetua, Rivaldy Setyawan, serta diikuti oleh 51 orang peserta Sedangkan pada rangkaian yang kedua yaitu MUSMA HIMASILA FKP UNUD pada hari Sabtu – Minggu, 03 – 04 Nopember 2018 membahas AD-ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) serta penetapan calon Ketua dan Wakil Ketua HIMASILA FKP UNUD 2019. Pada kegiatan MUSMA HIMASILA FKP UNUD 2018 pada tanggal 03 Nopember 2018 yang bertempat di gedung HD ruang AE 15 dan dihadiri oleh 78 peserta. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 dan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi yaitu Dra. Ni Luh Watiniasih, M.Sc., Ph.D. Setelah acara pembukaan selesai dilanjutkan dengan membahas sidang Pleno I yang terdiri dari pembacaan agenda sidang, pembacaan tata tertib sidang, dan pemilihan presidium sidang tetap. Melalui pemilihan dan pengajuan dari beberapa peserta, sehingga diperoleh 3 presidium tetap yaitu Presidium I Tetap adalah Billy Pasaribu dari Ilmu Kelautan 2017, Presidium II Tetap yaitu Muhammad Farhan Febriansyah dari Ilmu Kelautan 2017, dan Presidium II Tetap yaitu I Made Baba Kresna Bayu dari Ilmu Kelautan 2018. Dilanjutkan pada agenda Sidang Pleno II yaitu membahas Anggaran Dasar, kemudian lanjut pada agenda Sidang pleno III yaitu pembahasan Anggaran Rumah Tangga. Karena keterbatasan waktu maka presidium menskorsing sidang sampai tanggal 04 Nopember 2018 pukul 08.00 WITA.


Acara hari kedua yaitu pada tanggal 04 Nopember 2018 dimulai pada pukul 08.30 WITA dan dihadiri oleh 64 peserta. Musyawarah hari kedua ini melanjutkan agenda Sidang Pleno III yaitu membahas Anggaran Rumah Tangga. Kemudian dilanjutkan ke agenda Sidang Pleno IV yang membahas laporan pertanggungjawaban program kerja HIMASILA FKP UNUD 2018 yang disampaikan oleh Ketua HIMASILA FKP UNUD 2018 yaitu Pande Komang Egar Prihandana, demisioner fungsionaris HIMASIL FKP UNUD 2018 yang di demisionerkan langsung oleh Presidium I Tetap yaitu Billy Pasaribu dan pembahasan tata cara pemilihan ketua, tugas dan wewenang ketua, pemilihan calon Ketua dan Wakil Ketua HIMASILA FKP UNUD 2019, tata cara pembentukan anggota, dan pembahasan program kerja. Dalam pemilihan calon ketua HIMASILA FKP UNUD, diperoleh 2 pasangan calon ketua dan wakil ketua yaitu Cikal Bhumiwicana Qalnar dengan Hanifa Miranda I.H.P. dan Frans Elvansha dengan Awam Aminullah Ibrahim. Kedua pasangan calon ketua dan wakil ketua merupakan mahasiswa Ilmu Kelautan 2017. Kedua pasangan ini nantinya yang akan di daftarkan pada Pemilu Raya Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana. Dalam penetapan calon ketua dan wakil ketua HIMASILA FKP UNUD 2019, masing – masing pasangan membacakan visi dan misinya dan harapan untuk HIMASILA FKP UNUD kedepannya. Setelah itu dilanjutkan dengan tanya jawab antara kedua pasangan calon ketua dan wakil ketua 2019 dengan peserta. Adapun dewan pertimbangan yang terpilih yaitu Pande Komang Egar Prihandana dari Ilmu Kelautan 2016 dan Philip Surya Sampetua dari Ilmu Kelautan 2015.