Profil Kelompok Bidang Keahlian Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Kelautan
Visi
Mengembangkan kerangka kerja terintegrasi dan berkelanjutan untuk pengelolaan sumber daya laut dan pesisir Indonesia, dengan menyeimbangkan kesehatan ekologis, kebutuhan sosial-ekonomi, dan ketahanan iklim melalui pemanfaatan teknologi geospasial mutakhir.
Gambaran Umum
Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) Kelautan berlokasi strategis di Bali—wilayah yang diapit oleh Samudra Hindia dan jalur Arus Lintas Indonesia (Arlindo/ITF). KBK ini berfokus pada penerapan teknologi penginderaan jauh dan SIG untuk menjawab tantangan kelautan yang kompleks, mulai dari pemahaman fenomena fisik dasar hingga dukungan kebijakan dan strategi manajemen spasial berbasis data.
Fokus Keilmuan dan Riset
1) Dinamika Oseanografi Fisik (Physical Oceanography & Dynamics)
Memanfaatkan data satelit multi-sensor (optik, SAR, altimetri) untuk memetakan pola sirkulasi dan hidrodinamika laut. Fokus riset mencakup analisis ocean color untuk memahami dinamika nutrien, pemantauan gelombang internal, front, serta deteksi eddy dan interaksinya dengan arus regional untuk keselamatan navigasi dan mitigasi bencana.
2) Ekosistem Pesisir & Blue Carbon
Melakukan pemetaan habitat perairan dangkal dan ekosistem penting (critical marine habitats) berbasis inderaja dan SIG, termasuk pengembangan metode inventarisasi stok blue carbon pada mangrove dan lamun, serta pemantauan dampaknya terhadap perubahan iklim dan pengasaman laut (ocean acidification).
3) Pengembangan Teknologi & Big Data Kelautan
Mengembangkan platform berbasis big data dan algoritma machine learning untuk memproses data kelautan yang kompleks, termasuk pengembangan sistem pemantauan berbasis IoT dan pemodelan spasial otomatis berbasis AI.
4) Identifikasi dan Monitoring Sampah Laut (Marine Debris)
Mengembangkan metode identifikasi dan monitoring sampah laut menggunakan teknologi penginderaan jauh satelit dan drone untuk pemetaan sebaran serta pemantauan perubahan spasial-temporal sebagai dasar mitigasi.
5) Aplikasi Manajemen Sumber Daya Berkelanjutan
Menerjemahkan data sains menjadi strategi manajemen nyata, meliputi:
-
Perikanan Presisi: pemetaan spawning grounds dan fishing grounds berbasis deteksi eddy dan front suhu.
-
Konservasi & Tata Ruang: perancangan Kawasan Konservasi Laut (MPA) dan zonasi pesisir untuk mencegah penangkapan berlebih dan meningkatkan ketahanan ekosistem terhadap kenaikan muka air laut.
Keunggulan Strategis
KBK ini memposisikan diri sebagai “Mata Luar Angkasa” bagi perairan Indonesia, menyediakan data spasial krusial bagi pemerintah daerah dan nasional dalam menghadapi perubahan iklim serta mendukung ekonomi biru di Bali dan sekitarnya.



UNIVERSITAS UDAYANA